banner381312836

Senin, 22 Oktober 2012

CARI UANG CUKUP DENGAN AIR KENCING


Info yang lebih oke Anda klik http://www.uangbalik.in/?id=13685870
Di Indramayu air kencing  menjadi komoditas yang bernilai ekonomi. Di Desa Karanganyar, Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat, air kencing bisa laku dijual seharga Rp 1.000/liter ke perusahaan pengolah pupuk organik.

Setiap hari, tak kurang dari 1.500 liter air kencing yang "diproduksi" berbagai lapisan masyarakat dikumpulkan dan ditampung di sebuah gudang milik PT. Dwi Fajar, perusahaan yang memproduksi pupuk organik cair di Blok Karangsinom, Kandanghaur, Indramayu. Di gudang penyimpanan PT. Dwi Fajar
yang ber-AC itu, air kencing sudah tidak berbau lagi.

Air berbau pesing yang merupakan limbah manusia itu setelah dicampur dengan bahan-bahan bahan-bahan alami seperti air kelapa dan berbagai bahan lain kemudian diproses dan difermentasi menjadi sebuah produk pupuk organik cair yang mampu menyuburkan segala macam tanaman seperti padi dan palawija.

Info yang lebih oke Anda klik http://www.uangbalik.in/?id=13685870

Pupuk organik cair itu dikemas dalam botol di mana 1 liter pupuk organik cair harga jualnya Rp 30.000. Dan dosis untuk setiap 1 hektar tanaman padi cukup 2 liter saja atau seharga Rp. 60.000.

Perbandingan manfaat antara pupuk urea produksi pabrik dengan pupuk organik cair yaitu,1 liter pupuk organik cair yang harganya hanya Rp 30.000/liter ekuivalen 100 kg pupuk urea yang harganya Rp 190.000 Penggunaan pupuk organik cair itu ternyata lebih efisien dan hasilnya sangat menggembirakan.

Berdasarkan hasil uji laboratorium milik PT. Dwi Fajar, air kencing pada produk pupuk organik cair itu berguna membuat tanaman lebih tahan dari serangan dari penyakit. Sedangkan air kelapa untuk meningkatkan kesuburan tanaman, baik padi maupun palawija.

Pupuk Organik Cair  kini jadi alternatif para petani di Indramayu khususnya dalam menghadapi kelangkaan pupuk urea serta mahalnya harga pestisida di pasaran. Dan yang terpenting, penggunaan pupuk organik cair itu aman dari dampak residu atau bahan racun yang merugikan kesehatan manusia.
Info yang lebih oke Anda klik http://www.uangbalik.in/?id=13685870

Tidak ada komentar:

Posting Komentar